Secangkir kopi, saat pena dikebiri.
pun, asap jalan bersahabat penat.
Secangkir kopi,
Saat tinta tak menyembul.
asap jalan pekat mengepul.
Manusia, tak hina bergumul.
Secangkir kopi,
tika kata tak bertaji.
Sejak sajak tak beraji, tersurat tiada sirat.
Secangkir kopi;
"Mimpiku pupus dan aus."
Maaf, sedikit saja,
Keping itu tidaklah hina.
pun, asap jalan bersahabat penat.
Secangkir kopi,
Saat tinta tak menyembul.
asap jalan pekat mengepul.
Manusia, tak hina bergumul.
Secangkir kopi,
tika kata tak bertaji.
Sejak sajak tak beraji, tersurat tiada sirat.
Secangkir kopi;
"Mimpiku pupus dan aus."
Maaf, sedikit saja,
Keping itu tidaklah hina.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar