Tiada hari, serumpun melati bersinggung dengan senyum pagi.
Kelopak mata bercumbu dengan kerling sari.
Putih, bahkan madu dalam diriku,
Hanya pudarkan suci makhkotamu.
Manis, semyummu iris hati setiap lapis.
Cantik, kau berseri kala senja.
Saat remang kota sayup-sayup dekapku manja.
Wangi, harummu kupuja, kuhiba saat aku lanjut usia.
Ah, jasmine... Setangkaipun aku tak ingin melupakanmu.
Kelopak mata bercumbu dengan kerling sari.
Putih, bahkan madu dalam diriku,
Hanya pudarkan suci makhkotamu.
Manis, semyummu iris hati setiap lapis.
Cantik, kau berseri kala senja.
Saat remang kota sayup-sayup dekapku manja.
Wangi, harummu kupuja, kuhiba saat aku lanjut usia.
Ah, jasmine... Setangkaipun aku tak ingin melupakanmu.